Blogger Tricks


0

From Heart to Earth

Riau Pos - For Us Minggu, 11 Maret 2012 ,
SRI FEBRIA  Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Riau
   Isu pemanasan global dan perubahan iklim (climate change) bukan lagi sekedar isapan jempol. Berbagai fenomena alam seperti iklim yang kacau, panas yang ekstrim berkepanjangan, intensitas curah hujan yang kelewat tinggi diluar normal, banjir, angin ribut, puting beliung, banyak dikaitkan dengan isu pemanasan global tersebut.
   Melestarikan lingkungan hidup bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup disekitarnya sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.

   Penurunan tingkat kualitas lingkungan ditandai dengan banyaknya terjadinya pencemaran, baik itu udara, air, maupun tanah. Mengapa demikian? tak lain dan tak bukan disebabkan oleh aktivitas kegiatan manusia. Menjaga lingkungan sepertinya hal yang mudah, namun banyak yang enggan melakukannya apalagi anak-anak muda. Padahal banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga lingkungan mulai dari diri kita sendiri.
Muncul pertanyaan, bagaimana cara menghimbau anak-anak muda agar ikut serta menjaga lingkungan? Sosialisasi merupakan salah satu cara mengajak generasi muda untuk peduli dan ikut menjaga lingkungan. Hal ini pun sudah banyak kita lihat seperti melalui jejaring sosial. Bukan hanya itu, berbagai event maupun komunitas peduli lingkungan pun sudah banyak bermunculan.

   Sosialisasi bukanlah hal yang mudah. Tak mudah memang menggerakkan hati para generasi muda di zaman sekarang untuk peduli terhadap keberlangsungan lingkungan dimasa datang. Tak harus dengan mengikuti berbagai event ataupun komunitas yang berhubungan dengan lingkungan, kita juga bisa ikut menjaga lingkungan berawal dari kesadaran dan kemauan dari dalam diri kita sendiri.

   Mendeskripsikan pentingnya menjaga lingkungan kepada para generasi muda serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila lingkungan rusak sangat diperlukan. Memang benar, banyak yang mengetahui bahwa menjaga lingkungan itu sangat penting, namun banyak yang belum memahami pentingnya menjaga lingkungan itu sendiri.

   Selain sosialisasi, adanya aksi nyata adalah hal yang utama. Banyak hal- hal kecil yang bisa kita lakukan untuk ikut menjaga lingkungan seperti yang banyak dicanangkan adalah tidak membuang sampah sembarangan, efisiensi dalam penggunaan listrik dan air, hindari pemakaian barang-barang yang sulit didaur ulang contohnya plastik, menerapan konsep 4 R (Reduce, Recycle, Reuse dan Repair atau Recovery) merupakan pilihan yang tepat dan bijak dalam mengatasi masalah sampah dan masih banyak lagi.

   Yang paling utama, tanamkan di dalam diri kita masing-masing, bahwa bukan hanya kita yang akan menikmati  lingkungan di masa sekarang, tetapi juga generasi yang akan datang. “Kebiasaan-kebiasaan kecil yang ramah lingkungan bisa membuat perubahan besar jika dilakukan oleh banyak orang. Cobalah untuk mensosialisasikan “virus kebaikan” pada orang-orang disekitar kita.***

0 komentar:

Posting Komentar